" /> Satgas TMMD Ke-105 Kodim 1503/Tual, Berikan Penyuluhan Kerukunan Umat Beragama – KOREM 151 BINAIYA
  • Danrem 151/Binaiya Pimpin Korps Raport Penerimaan Prajurit Baru

  • Danrem 151/Binaiya Peduli Masyarakat Adat Suku Mause Ane

Satgas TMMD Ke-105 Kodim 1503/Tual, Berikan Penyuluhan Kerukunan Umat Beragama

Posted by: | Posted on: Juli 29, 2019

Untuk membangun kerukunan umat beragama di Kabupaten Maluku Tenggara khususnya di Desa Ohoidertawun Bawah Satgas TMMD ke 105 bersama sama dengan kementrian Agama menyelenggarakan penyuluhan tentang kerukunan umat beragama, Minggu (28/7/2019).

Desa Ohoidertawun Bawah merupakan salah Satu desa yang memiliki beragam umat beragama mulai dari Agama Islam, Kristen, dan Katolik. Maka dari itu untuk menjalin kerukunan antar umat beragama di Desa Ohoidertawun Bawah ini diadakannya program Kemenag yaitu penyuluhan tentang kerukunan umat beragama.

Dalam sambutannya Pejabat Desa menyampaikan kepada warga bahwa ” kita selaku Bangsa Indonesia harus senantiasa menjaga kerukunan umat beragama yakni meliputi kerukunan sesama Agama dan kerukunan antar umat beragama, hal inilah yang bisa membuat Negara kita yang majemuk bisa kokoh sampai dengan sekarang ini,” jelas Lebora Wersok kepada warga.

Selanjutnya Drs. Hi. Arifin Difinubun,M Sosl. sebagai narasumber dalam penjelasan nya kepada masyarakat bahwa bangsa Indonesia bisa kokoh dan kuat seperti sekarang ini karena terbinanya kerukunan antar umat seagama maupun antara umat beragama.

Disampaikan juga bahwa Negara kita juga mengatur dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 1 dan 2. Hal ini menunjukan bahwa Negara kita sangat menjamin tentang kehidupan beragama di Indonesia. Terakhir Drs.Hi. Arifin Difinubun,M Sosl. mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan umat beragama.

Kegiatan ini dihadiri oleh Batih Komsos Satgas TMMD ke 105 Serka Fredik mewakili Dansatgas TMMD Kodim 1503/Tual, Pejabat Desa Ohoidertawun Bawah serta Drs.Hi. Arifin Difinubun,M Sosl. dari Kemenag sekaligus sebagai narasumber. Kegiatan ini di ikuti sekitar 55 orang warga masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat baik dari Petani, mahasiswa dan tokoh Agama dan tokoh masyarakat.





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.