• Danrem 151/Binaiya Pimpin Upacara Awal Bulan Mei

  • Korem 151/Binaiya Laksanakan Lari Jalan

Profil

PROFIL KOREM 151/BINAIYA

SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MELAWAN PENJAJAH BELANDA MENCAPAI PUNCAKNYA PADA TANGGAL 17 AGUSTUS 1945 SAAT PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA OLEH PRESIDEN SOEKARNO.

PROVINSI MALUKU YANG MERUPAKAN SALAH SATU PROVINSI TERTUA DALAM SEJARAH INDONESIA MERDEKA SECARA RESMI DIBENTUK PADA TANGGAL 1 JULI 1958 SESUAI DENGAN UNDANG-UNDANG DARURAT NOMER 22 TAHUN 1957 YANG KEMUDIAN DIGANTI DENGAN UNDANG-UNDANG NOMER 20 TAHUN 1958.

DALAM PERJALANANNYA, PROVINSI MALUKU SEMPAT MENGALAMI KONFLIK HORISONTAL YANG BERNUANSA SARA YANG MENIMBULKAN INSTABILITAS DAN KEKACAUAN SERTA MENGAKIBATKAN KORBAN JIWA DAN HARTA BENDA .  NAMUN BERKAT UPAYA YANG DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA DALAM MENGATASI KONFLIK YANG TERJADI,  SITUASI DAN KONDISI KEAMANAN DI WILAYAH MALUKU KEMBALI BERJALAN NORMAL SAMPAI SAAT INI.

SEIRING BERJALANNYA WAKTU DAN DISERTAI DENGAN KONDUSIFNYA SITUASI KEAMANAN DI WILAYAH MALUKU, MAKA KEPALA STAF ANGKATAN DARAT MENGELUARKAN KEPUTUSAN NOMOR : KEP/10/III/2003 TANGGAL 13 MARET 2003 TENTANG PEMBENTUKAN KOREM 151/BINAIYA MEMBAWAHI TIGA KODIM DAN SATU YONIF TERDIRI DARI KODIM 1502/MASOHI, MALUKU TENGAH, KODIM 1503/TUAL MALUKU TENGGARA, KODIM 1504/PULAU AMBON DAN PULAU-PULAU LEASE SERTA YONIF 731/KABARESI.

SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN ORGANISASI DAN TUNTUAN TUGAS YANG SEMAKIN KOMPLEK, KOREM 151/BINAIYA MENGALAMI PERUBAHAN DAN PENAMBAHAN SATUAN YAITU KODIM 1506/NAMLEA, KODIM 1507/SAUMLAKI DAN YONIF 734/SATRIA NUSA SAMUDERA

KOREM 151/ BINAIYA ADALAH BADAN PELAKSANA KODAM SEBAGAI SUBKOMPARTEMEN STRATEGIS MATRA DARAT YANG BERSIFAT KEWILAYAHAN DAN BERKEDUDUKAN LANGSUNG DIBAWAH PANGDAM XVI/PATTIMURA.

KOREM 151/BINAIYA MEMILIKI TUGAS POKOK MENYELENGGARAKAN PEMBINAAN TERITORIAL UNTUK MENYIAPKAN WILAYAH PERTAHANAN DI DARAT DAN MENJAGA KEAMANAN WILAYAH MALUKU DALAM RANGKA MENDUKUNG TUGAS POKOK KODAM XVI/PATTIMURA.

UNTUK MELAKSANAKAN TUGAS POKOK TERSEBUT, KOREM MENYELENGGARAKAN FUNGSI UTAMA, FUNGSI ORGANIK MILITER DAN FUNGSI ORGANIK PEMBINAAN.

FUNGSI UTAMA DISELENGGARAKAN DENGAN MELAKSANAKAN TUGAS ANTARA LAIN : PERTEMPURAN, PEMBINAAN KEKUATAN SATUAN DAN PEMBINAAN TERITORIAL

TUGAS PERTEMPURAN  YAITU MENYELENGGARAKAN SEGALA USAHA, PEKERJAAN DAN KEGIATAN YANG BERKENAAN DENGAN PENYELENGGARAAN PERTEMPURAN DARAT DI WILAYAH MALUKU, BAIK DENGAN KEMAMPUAN SENDIRI MAUPUN DIPERKUAT DALAM RANGKA MENGAMANKAN KEPENTINGAN NASIONAL DI WILAYAH MALUKU.

TUGAS PEMBINAAN KEKUATAN KESATUAN ANTARA LAIN PENYIAPAN KEKUATAN ANGKATAN DARAT YANG MEMPUNYAI KEMAMPUAN INTEL, TEMPUR, PEMBINAAN TERITORIAL DAN KESIAPAN PERTAHANAN DI DARAT SERTA MENGEMBANGKAN KEKUATAN DAN KEMAMPUAN KESATUAN ANGKATAN DARAT YANG PROFESIONAL DALAM RANGKA PENYELENGGARAAN PERTAHANAN NEGARA DIDARAT.

TUGAS PEMBINAAN TERITORIAL DILAKSANAKAN DENGAN MENYELENGGARAKAN SEGALA USAHA, PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SERTA PENGERAHAN DAN PENGENDALIAN POTENSI GEOGRAFI, DEMOGRAFI DAN KONDISI SOSIAL DENGAN SEGENAP ASPEKNYA MENJADI KEKUATAN MELIPUTI RUANG, ALAT DAN KONDISI JUANG YANG TANGGUH GUNA KEPENTINGAN PERTAHANAN NEGARA DI DARAT.

FUNGSI ORGANIK MILITER MELIPUTI SEGALA USAHA, PEKERJAAN DAN KEGIATAN DI BIDANG INTELEJEN, OPERASI, PERSONEL, LOGISTIK, TERITORIAL, PERENCANAAN SERTA PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN DALAM RANGKA MENDUKUNG TUGAS POKOK KOREM 151/BINAIYA

FUNGSI ORGANIK PEMBINAAN MELIPUTI SEGALA USAHA, PEKERJAAN DAN KEGIATAN DI BIDANG LATIHAN DALAM RANGKA MENDUKUNG TUGAS POKOK KOREM 151/BINAIYA.

KOREM 151/BINAIYA MELAKSANAKAN KOMANDO DAN PENGENDALIAN TERHADAP PENYELENGGARAAN OPERASI MILITER UNTUK PERANG (OMP) DAN OPERASI MILITER SELAIN PERANG (OMSP) DI WILAYAH KOREM 151/BINAIYA SESUAI RENCANA OPERASI PERTAHANAN KOREM 151/BINAIYA.

KOREM 151/BINAIYA JUGA MENGADAKAN HUBUNGAN DENGAN INSTANSI, BADAN DAN LEMBAGA DI DALAM MAUPUN DI LUAR KOREM DALAM RANGKA PELAKSANAAN TUGASNYA SESUAI KEBIJAKAN DAN KETENTUAN PANGDAM XVI/PATTIMURA.

PRAJURIT KOREM 151/BINAIYA DENGAN SESANTI KA’I MESE-MESE AMAN, PEGANG ERAT-ERAT NEGERI, YANG DILANDASI SEMANGAT KEBERSAMAAN BERTEKAD UNTUK MENEGAKKAN KEDAULATAN NEGARA YANG BERLANDASKAN PANCASILA, SAPTA MARGA DAN SUMPAH PRAJURIT DEMI KEUTUHAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

PEJABAT-PEJABAT DANREM 151/BINAIYA DARI TAHUN 2002 SAMPAI DENGAN SEKARANG

1. Kolonel lnf Tony SB Hoesodo,Danrem ke-1 tanggal 14 Oktober 2002 sampai dengan tanggal 14 Februari 2005.
2. Kolonel Inf Iro Suparmo, Danrem ke-2 tanggal 14 Februari 2005 sampai dengan tanggal 16 November 2006.
3. Kolonel Arm Sjafriel Marasin, S.IP, Danrem ke-3 tanggal 16 November 2006 sampai dengan tanggal 30 Juli 2007.
4. Kolonel Inf Pratimun, S.Sos, Danrem ke-4 tanggal 30 Juli 2007 sampai dengan 11 September 2008.
5. Kolonel Inf Bambang Hermanto, Danrem ke-5 tanggal 11 September 2008 sampai dengan tanggal 17 Juli 2010.
6. Kolonel Arm Nazarudin, Danrem ke-6 tanggal 17 Juli 2010 sampai dengan tanggal 28 Juni 2012.
7. Kolonel Inf Kurnaedi, Danrem ke-7 tanggal 28 Juni 2012 sampai dengan tanggal 26 Nopember 2013.
8. Kolonel Inf Wanti WF Mamahit, Danrem ke-8 tanggal 26 Nopember 2013 sampai dengan 28 Oktober 2014.
9. Kolonel Inf Achmad Marzuki, Danrem ke-9 tanggal 28 Oktober sampai dengan 13 Pebruari 2015.
10. Kolonel Inf Tri Nugraha Hartanta, Danrem ke-10 tanggal 13 Pebruari 2015 sampai dengan 28 Desember 2016.
11. Kolonel Inf Edy Sutrisno, Danrem ke-11 tanggal 28 Desember 2016 sampai dengan 30 Maret 2017.
12. Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru, Danrem ke-12 tanggal 30 Maret 2017 sampai dengan sekarang.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.