• Danrem 151/Binaiya Pimpin Korps Raport Penerimaan Prajurit Baru

  • Danrem 151/Binaiya Peduli Masyarakat Adat Suku Mause Ane

Peduli Pendidikan, Prajurit Satgas Dirikan Kelas Lapangan Bagi Anak Suku Mausu Ane

Posted by: | Posted on: September 16, 2019

Maluku – Mausu Ane merupakan Suku pedalaman yang terletak di Negeri Maneo, Kec. Seram Timur Kobi, Kab. Maluku Tengah, Prop. Maluku. Didalam Suku tersebut diperkirakan terdapat 45 kepala keluarga atau sekitar 170 orang yang masih bertempat tinggal secara nomaden atau berpindah-pindah dari Tiga lokasi di pegunungan Morkelle, Senin (16/9/2019).

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka biasanya berburu dan berkebun, namun pada Tahun 2017 Suku Mausu Ane pernah dilanda kelaparan yang dikarenakan adanya serangan hama dan kebakaran lahan, sehingga hal tersebut menjadi perhatian bagi pemerintah Daerah Prop. Maluku maupun pemerintah pusat.

Sampai saat ini beberapa bantuan sudah diberikan kepada masyarakat Suku Mausu Ane, Kodam XVI/Pattimura melalui Kodim 1502/Masohi sudah mendirikan 30 unit Rumah secara bertahap, dengan tujuan agar mereka bersedia untuk direlokasi ketempat yang lebih aman dan terjangkau.

Selain mendirikan 30 unit Rumah, Kodam XVI/Pattimura juga mendirikan Pos TNI yang diisi oleh Satgas Ops Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS, keberadaan Satgas tersebut bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kec. Seram Timur Kobi, namun juga untuk membantu masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan, melatih berkebun hingga tenaga pendidik.

“Pendidikan bagi anak-anak Suku Mausu Ane sangat penting diberikan, karena mereka belum bisa membaca dan menulis atau tuna aksara, bahkan diantara mereka masih banyak yang belum pandai berbahasa Indonesia,” ucap Danpos Mausu Ane Lettu Inf. Sutyoso Doan Artoyudo.

Dianya menjelaskan,“Untuk melaksanakan sebagaimana hal diatas, berdasarkan perintah dan amanat langsung dari Bapak Pangdam XVI/Pattimura kami memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mendidik mereka dengan memberikan materi pelajaran diantaranya membaca, menulis, berhitung, menggambar hingga bernyanyi”.

“Hingga kini Dusun Mausu Ane belum memiliki fasilitas pendidikan yang memadai, maka kami berinisiatif untuk mendirikan Kelas lapangan sebagai tempat belajar dan berlatih bagi anak-anak tersebut,” sambungnya.

“Kami berharap, kelak anak-anak tersebut mendapatkan pendidikan yang layak dan memadai sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan dapat meraih cita-citanya” tutup Sutyoso Doan.





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.