• Danrem 151/Binaiya Pimpin Korps Raport Penerimaan Prajurit Baru

  • Danrem 151/Binaiya Peduli Masyarakat Adat Suku Mause Ane

World Cleanup Day, Ribuan Orang Bersih-bersih Sungai

Posted by: | Posted on: September 15, 2018

Ambon. Dalam rangka memperingati hari bersih sedunia (World Clean Up Day), Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, TNI, Polri Masyarakat gelar Karya Bhakti Peduli Lingkungan ”MANGENTE SUNGAI”, Sabtu (15/09).
Dalam kegiatan ini sekitar 1.300 terdiri dari gabungan personil TNI, Polri dan Masyarakat melaksanakan pembersihan sungai.
Adapun lima sasaran sungai yang di tuju yaitu Sungai Batu Gantung, Sektor Sungai Batu Gajah, Sungai Waytomu, Sungai Batu Merah dan Sektor Sungai Wayruhu .
Walaupun cuaca di wilayah Kota Ambon tidak mendukung (Hujan) tak mengurangi rasa semangat untuk melaksanakan pembersihan hal ini di tunjukan oleh ke uletan TNI, Polri dan masyarakat sehingga tak sampai satu jam, kawasan sungai sudah terlihat bersih dari sampah.
Dengan berbagai aksi yang dilakukan, diharapkan masyarakat sadar terutama warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai untuk tidak membuang sampah yang mengakibatkan sungai tercemar.


Koramil 1503-03/Dobo Gotong Royong Dalam Rangka World Clean Up Day

Posted by: | Posted on: September 15, 2018

Dalam rangka memperingati hari bersih sampah sedunia (World Clean Up Day) Komando Rayon Militer (Koramil) 1503-03/Dobo, melaksanakan Gotong-royong bersama aparat Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bertempat di Area Pasar Jargaria, Dobo, Kepulauan Aru, Maluku Tenggara, Sabtu (15/09).

Gotong royong ini dilakukan tidak hanya sebagai memperingati hari bersih sampah sedunia (World Clean Up Day) hal ini juga guna menyadarkan masyarakat bagaimana pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Adapun sasaran meliputi lima titik di antaranya Pasar Jargaria, Pasar Timur, Siwalima pantai, Marbali Panta dan Pantai batukora.
Dengan cara ini, selain lingkungan menjadi bersih dan tertata dengan rapi, dan secara otomatis penyakit pun berkurang.

Di harapkan dengan adannya kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara Polri, TNI, Pemkab dan lapisan masyarakat sehingga dapat terciptanya situasi dan kondisi yang harmonis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga beserta Ibu, Wakil Bupati, Muin Sogalrey,SE beserta ibu, Kadis Dinas lingkungan Hidup Kab Kep.Aru, Bpk. F. Gaite, S.Sos, Ka Jari Kab.kep Aru, Bpk. Ketut Winawa,SH, MH, DanLanal Aru di wakili Oleh Danden Pomal, Kapten Laut (PM) Indra Gunawan, Wakapolres Kep Aru, Kompol Asmar sena, SH, DanKal P.Trangan Kab.kep Aru, Kapten Laut (P) Oktovianus Mami, Danramil 1530-03/Dobo, Lettu Inf Dody Masaoy dan sekitar 150 orang masyarakat.


Kasad: Komando Kewilayahan Turut Suskseskan Pembangunan Nasional dan Tumbuhkan Nilai Imunitas Bangsa.

Posted by: | Posted on: September 14, 2018

Misi strategis yang diemban oleh TNI, dalam hal ini Komando Kewilayahan adalah bersama-sama dengan seluruh instansi pemerintah daerah, bersinergi melaksanakan pembangunan di semua bidang. Komando Kewilayahan bertugas mewujudkan ketahanan wilayah dari segala ancaman yang dapat mengganggu keberlangsungan pembangunan nasional dan menumbuhkan nilai luhur bangsa dan kearifan lokal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono pada peresmian pembentukan Korem Pembentukan Korem 133/Nani Wartabone (NW), Kodam XIII/Merdeka di Provinsi Gorontalo, Kamis (13/9/2018).

Dikatakan Kasad, Permasalahan bangsa dan tantangan perkembangan dunia saat ini demikian kompleks, menuntut kita semua dan seluruh komponen Bangsa untuk bersatu serta bekerja sama membangun daerah kita masing-masing guna menghadapi tantangan tersebut. Pemerintah dan TNI-Polri tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan serta partisipasi dari masyarakat.

“Apabila kita bersatu dan berkontribusi di bidang kita masing-masing dalam membangun kampung halaman kita ini, saya yakin Gorontalo akan terus maju, “ ujar Kasad.

Pembentukan Korem 133/NW sendiri merupakan konsekuensi logis dari berdirinya Provinsi Gorontalo pada tahun 2000, setelah sebelumnya adalah bagian dari Provinsi Sulawesi Utara. Hal ini tentunya berdampak langsung pada perubahan beban kerja dan mekanisme kerja antara pemerintah daerah dan instansi pemerintahan di wilayah. TNI AD mengikuti perkembangan ini, dengan menelaah dan merencanakan pembentukan satuan setingkat Korem di Gorontalo.

Keberhasilan satuan berawal dari kesiapan elemen internal satuan tersebut dan interaksi satuan dengan lingkungan tugasnya. Oleh karena itu, Kasad menekankan kepada Danrem 133/NW agar mewujudkan pembinaan satuan yang efektif guna mewujudkan kesiapan operasional yang optimal.

“Jalin kerja sama dan sinkronkan program kerja Korem dengan pemerintah daerah serta aspirasi masyarakat guna mewujudkan tugas-tugas pembinaan teritorial dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, “ harap Kasad.

Diungkapkan Jenderal TNI Mulyono, untuk mendukung tugas tersebut, komando kewilayahan harus dapat menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung di dalam Pancasila dan kearifan lokal di wilayah masing-masing.

Lebih dalam Kasad Jenderal TNI Mulyono menyampaikan, nilai-nilai itu terpancar dari sikap menghargai perbedaan dan keragaman budaya bangsa, semangat untuk bersatu, pantang menyerah dan rela berkorban, patriotisme dan kepercayaan diri, serta semangat kebersamaan dan gotong royong.

“ Nilai-nilai luhur ini sesungguhnya merupakan hakikat dari apa yang saya sebut kekebalan atau Imunitas Bangsa kita dalam menghadapi virus-virus perpecahan dan segala macam ancaman potensial yang datang dari dalam maupun luar negeri. Imunitas Bangsa yang sudah kita miliki adalah apa yang terkandung dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang sudah teruji keandalannya dalam menghadapi berbagai dinamika ancaman, namun Indonesia tetap teguh dan tegak sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, hormatilah nilai-nilai luhur tersebut agar keberadaan Korem 133/NW dapat menjadi elemen perekat dan pemersatu bagi semua kalangan, “ ungkap Kasad.

Berdasarkan Perkasad Nomor 6 Tahun 2018 tanggal 26 Februari 2018, Korem 133/Nani Wartabone telah dibentuk dengan membawahi 2 Kodim dan 1 Yonif yaitu Kodim 1304/Gorontalo (alih Kodal dari Korem 131/Santiago), satu Kodim pembentukan baru (Kodim 1313/Pohuwato) dan Yonif 713/Satyatama yang sebelumnya berada di bawah Brigif 22/Ota Manasa.

Kasad kembali menekankan, dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pilleg dan Pilpres 2019 mendatang, TNI AD senantiasa berkomitmen untuk tetap konsisten menjaga netralitasnya sebagai alat negara di bidang pertahanan, sesuai yang sudah diamanatkan Undang-Undang untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Selain itu TNI AD akan selalu waspada terhadap upaya-upaya provokatif yang dapat menarik TNI AD keluar dari netralitas tersebut. Hal ini penting, karena indikasi keberpihakan TNI AD pasti akan dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu yang ingin memperoleh keuntungan politik.

Pembangunan Korem 133/Nani Wartabone dimulai pada Maret 2017, ditandai peletakan batu pertama oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka yang kala itu dijabat Mayjen TNI Ganip Warsito, pembangunan Markas Korem 133/Nani Wartabone terus dikebut.

Dukungan kelancaran pembangunan korem 133/Nani Wartabone juga ikut diberikan Pemprov Gorontalo bersama jajaran pemerintah kabupaten/kota Gorontalo. Sinergi itu membuat pembangunan korem 133/Nani Wartabone berjalan lancar dan cepat.

Pada acara peresmian pembentukan Korem 133/WN juga dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang dan unsur Forkompinda Provinsi dan Kabupaten Gorontalo.


Pertemuan Rutin Bulanan Persit KCK Koorcab Rem 151/Binaiya

Posted by: | Posted on: September 14, 2018

Untuk mempererat hubungan emosional serta ajang silaturahmi, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, melaksanakan pertemuan bulanan dan Pengarahan oleh Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 Ny. Hartono bertempat di Baileo Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, Kota Ambon, Kamis (13/09).

Dalam arahannya, Ibu ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny Hartono menyampaikan pelaksanaan kegiatan seperti ini, sangat baik untuk sarana komunikasi, koordinasi dan membangun kebersamaan antara anggota Persit KCK, guna kelancaran tugas-tugas organisasi ke depan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persatuan dan kesatuan serta memperkokoh ikatan istri prajurit demi kemajuan organisasi,” ucap Ny. Hartono.

Lebih lanjut dikatakan sebagai seorang Persit harus mampu memanajemen kehidupan ekonomi keluarganya, menjalin komunikasi dua arah yang baik dalam lingkungan keluarga serta mampu menjadi patner yang baik bagi suami yang mana adakalanya bisa sebagai orang tua, teman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ny. Karona Susilo, Ny. Yoyok Wahyudi, Ny. Teguh Effendi, Ny. Wahyu Yunus, para pengurus Persit KCK Koorcab Rem 151 serta ibu-ibu anggota Persit KCK Koorcab Rem 151.


Kasad : Jangan Pernah Berhenti Menempa Diri Jadi Prajurit Profesional

Posted by: | Posted on: September 13, 2018

Tantangan yang dihadapi TNI AD ke depan semakin kompleks, seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi serta perkembangan lingkungan strategis yang berpengaruh terhadap kondisi ekonomi, politik, budaya dan pertahanan keamanan negara.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono dihadapan para prajurit Kodam XIII/Merdeka pada pengarahannya di Gorontalo, Rabu (12/9/2018).

Jenderal TNI Mulyono menekankan kepada para prajuritnya untuk selalu meningkatkan profesionalisme prajurit.

“Jangan pernah berhenti menempa diri menjadi prajurit-prajurit profesional yang jago perang, jago tembak, jago beladiri, serta memiliki fisik yang prima”, tegas Kasad.

Disampaikannya, Komandan satuan (Dansat) harus serius dan konsisten dalam menjabarkan visi ini dengan menyusun program latihan yang efektif dan melibatkan seluruh anggotanya.

“Manfaatkan secara maksimal fasilitas latihan yang ada dan berdayakan pelatih-pelatih terbaik yang ada di jajaran Kodam XIII/Merdeka untuk mendapatkan hasil latihan yang maksimal. Pedomani prosedur dalam latihan guna menghindari kecelakaan yang menyebabkan kerugian personel dan materiil satuan,” imbuh Kasad.

Selain menekankan kemampuan dan profesionalitas prajuritnya, Kasad juga menekankan untuk menjaga soliditas antara TNI, Polri, Pemda dan seluruh komponen masyarakat.

” Tingkatkan sinergi antara TNI, Polri dan Pemda guna menjamin stabilitas keamanan di wilayah Gorontalo, terutama menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2019 mendatang,” tegasnya.

Dalam pengarahannya Kasad mengapresiasi para Babinsa yang telah melaksanakan tugasnya melebihi panggilan tugas. Telah banyak Babinsa yang memberikan kontribusi nyata yang positif terhadap permasalahan masyarakat maupun Babinsa yang berprestasi atas dedikasinya dalam menjalankan tugasnya.

Kasad juga berharap kepada kepada seluruh prajuritnya untuk menjalin komunikasi yang erat dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan segenap komponen bangsa di daerah guna memelihara toleransi dan menciptakan suasana yang kondusif di wilayah tanggung jawab satuan.


Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.