• Danrem 151/Binaiya Pimpin Upacara Awal Bulan Mei

  • Korem 151/Binaiya Laksanakan Lari Jalan

Archives

now browsing by author

 
Posted by: | Posted on: Agustus 11, 2018

Korem 151/Binaiya Gelar Seminar Tentang Pencegahan Ideologi Radikal

Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya bersama GPM Jemaat SILO menggelar Seminar Tentang Pencegahan Ideologi Radikal guna mencegah penyebaran Radikalisme,
bertempat di Ruang Serbaguna Gedung Gereja Silo, Kota Ambon, Sabtu (11/8).

Dalam kegiatan ini Pasi Intel Korem 151/Bny, Mayor Kav Dicky Prasojo menjelaskan Bahwa, Radikalisme merupakan konsep atau sikap jiwa dalam mengusung perubahan. “Namun jaman sekarang radikalisme lebih berarti kepada paham atau aliran yang menginginkan pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan,” pungkas Pasi Intelrem 151/Bny.

Sementara itu Kasiter Korem 151/Bny, Mayor Inf Yoyok Wahyudi menyampaikan bahwa kesatuan dan ersatuan bangsa telah mendapat ancaman terjadinya disintegrasi bangsa yang disebabkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang mengatas namakan agama, melakukan tindakan intoleransi yang berupa pemaksaan kehendak dan penolakan terhadap kegiatan sosial keagamaan serta menghasut masyarakat untuk saling membenci.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pemahaman bagi peserta yang hadir dalam budaya lokal, sehingga pada akhirnya dapat mencegah lahirnya paham-paham radikal di kalangan masyarakat dan pemuda.

Posted by: | Posted on: Agustus 11, 2018

Kodim 1504/Ambon Laksanakan Panen Raya

Komando Distrik Militer (Kodim) 1504/Ambon turut melaksanakan kegiatan panen raya padi di lahan seluas 1 hektar, bertempat di Areal persawahan Milik Bpk. Jumari, Desa Waimital Jl. Trans Seram, Waimital, Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (10/8).

Kegiatan ini, di pimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1504/Ambon, Letkol Inf Fendry Novyanto Raminta dengan di dampingi beberapa orang anggota staf Kodim 1502/Masohi dan anggota staf Kodim 1504/Ambon.

Pelaksanaan Penanaman Padi dilaksanakan secara Tapin yaitu tanam pindah dimana dari bibit di tanam sendri dengan umur 18-20 hari kemudian bibit tanaman padi tersebut di pindahkan ke areal persawahan selama 105 hari.

Dalam kegiatan ini Letkol Inf Fendry Novyanto Raminta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan sebagai motivasi bagi para petani, Guna meningkatkan produktivitas panen padi, serta memenuhi ketahanan pangan.

“Bahwa panen raya padi ini merupakan nikmat besar yang diberikan oleh Allah yang maha kuasa di ibaratkan Padi yang kita tanam hanya satu butir padi dan hasilnya melimpah ruah,” ucap Dandim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapten Inf Bambang Danramil 1502-08/Kairatu, Kapten Arm Suriyanto, Pasiter Kodim 1504/Ambon, Kapten Inf Rudy R. Zeth Budo, Pasipers Kodim 1504/Ambon, Bpk. Romdoni SH, Kaur Pemerintahan Ds. Waimital dan Para ibu Persit Kodim 1504/Ambon

Posted by: | Posted on: Agustus 9, 2018

“Memupuk Sinergitas TNI Polri Dengan Makan Patita”

Memupuk sinergitas TNI Polri merupakan bentuk kekompakan antar dua instansi pemerintah yang dahulu pernah menjadi satu, bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Dalam mempererat kekompakan tersebut Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian K. Tehuteru mengundang makan malam patita bersama anggota Satuan Penugasan Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku dari Batalyon Infanteri (Yonif) 711/Raksatama, anggota Komando Rayon Militer (Koramil Saparua), Brigade Mobile (Brimob) BKO Polda Maluku dan Polres Saparua di Makoramil 1504-03/Saparua, Maluku Tengah, Senin (6/8).

Dalam lawatannya Danrem 151/Bny ke Pulau Saparua dalam rangka bertatap muka dengan Komponen Masyarakat (Forkopimcam, Raja, Ketua Saniri, Kepala Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Mitra Karib Koramil Saparua) pada malam harinya juga mengundang para anggota TNI dan Polri yang ada di pulau tersebut untuk melaksanakan makan Patita.

Dalam sambutannya, Kolonel Christian yang berdarah Maluku tersebut mengajak kepada anggota TNI Polri agar selalu kompak dan menjadi pelopor kebersamaan sehingga dapat dicontoh oleh masyarakat di tempat mereka bertugas, bahkan dapat dicontoh oleh daerah lain serta menghilangkan perbedaan, satukan persamaan dalam mempererat persaudaraan.

“Di jaman Milenia sekarang ini TNI Polri sudah tidak jamannya lagi saling berselisih, mari kita sama-sama bekerja menjaga perdamaian agar masyarakatpun hidup lebih tenang. Bagaimana masyarakat dapat hidup damai jika kita saja sebagai aparat selalu berselisih. Kita merupakan figur yang menjadi contoh perdamaian dan persahabatan bagi masyarakat. Hilangkan ego masing-masing dan jika kita masih berselisih maka sama saja kita mundur menjadi manusia Primitif”, ucap Danrem yang bertanah leluhur di Negeri Hatusua, Seram Bagian Barat Tersebut.

Kolonel Christian menambahkan, bahwa potensi alam di Maluku, terutama di Pulau Saparua sangatlah besar jika masyarakat mau menggali dan kita harus membantu. “kita dapat membantu masyarakat dalam menggali potensi alam Saparua dengan inovasi dan pemikiran yang maju, agar petonsi tersebut dapat dikelola, difiralkan melalui media sosial sehingga kehidupan dan pendapat masyarakat dapat meningkat seiring banyak wisatawan yang datang ke pulau ini. Seperti yang kita ketahui bahwa Maluku memiliki potensi wisata alam yang sangat baik, terkenal dengan keindahan pantainya yang indah dan masih banyak yang belum terjamah sehingga pantainya masih bersih, memiliki kekayaan bawah laut yang belum tentu di tempat lain ada, nah inilah yang dapat kita kembangkan dengan cara memviralkannya”, tambahnya.

Sebelum acara makan malam patita dimulai, untuk mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan didahului dengan doa yang dipimpin oleh seorang Pastur. Hadir pada acara tersebut Dandim 1504/Ambon, Letkol Inf Fendry, Danyonif 711/Rks, Letkol Inf Fanny, Danramil Saparua, Mayor Inf Ellys, Wakapolsek Saparua, Danki yonif 711/Rks, Paurpenrem 151/Bny, Lettu Inf Sumpena.

Posted by: | Posted on: Agustus 9, 2018

Kunjungan Tim Dispsiad di Korem 151/Binaiya

Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya menerima langsung kunjungan dari empat orang Tim Dispsiad oleh Mayor Caj Beda Teniwut, SH, Letda Caj Kowad Agita, Serka Yoyon Kartin dan PNS Ema bertempat di Baileo Korem 151/Binaiya, Rabu (8/8).

Dilaksanakannya kunjungan Tim Dispsiad itu dalam rangka penelitian pengembangan pertahanan (Litbanghan) tentang pengaruh dukungan sosial terhadap moril aparat teritorial serta pengambilan sempel bujuk tentang kepemimpinan.

Turut serta dalam kegiatan tersebut Danrem 151/Binaiya, Christian K. Tehuteru, Para Kasi, Pasi, serta prajurit Korem 151/Binaiya.

Posted by: | Posted on: Agustus 8, 2018

Tatap Muka Danrem 151/Binaiya Dengan Tokoh Masyarakat

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian K. Tehuteru bertatap muka dengan para tokoh masyarakat, para Raja, Saniri, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama dan aparat pemerintah daerah di Kantor Kecamatan Haruku, Selasa (7/8).

Dalam pengarahannya, Danrem memberikan masukan kepada para tokoh masyarakat tersebut tentang mekanisme penyelesaian permasalahan antar negeri dalam rangka bersatunya negeri-negeri di Pulau Haruku yang mendukung terwujudnya generasi muda yang lebih berkualitas.

“Jika ada suatu permasalahan yang terjadi di masyarakat, jangan terlalu cepat untuk mengangkat parang. Tetapi hendaknya kita mengedepankan komunikasi antar pejabat negeri untuk mencari kebenaran dari fakta yang ada, sehingga dapat memutuskan langkah penyelesaian yang tepat. Jangan sampai mengorbankan masyarakat, hanya untuk membela satu orang yang ternyata bersalah.” ucap Danrem.

Ada 2 cara penyelesaian yang bisa diterapkan. Yang pertama adalah dengan cara kejeluargaan dengan mengedepankan aturan negeri, serta kesepakatan-kesepakatan antar negeri dan penerapan sanksi adat secara nyata. Yang kedua yaitu apabila penyelesaian secara kekeluargaan mengalami jalan buntu, maka dilakukan penyelesaian secara hukum dengan melaporkan kepada kepolisian.

Bila mekanisme penyelesaian permasalahan ini berjalan dengan baik, maka konflik antar negeri dapat dihilangkan dan dengan demikian akan berpengaruh terhadap perkembangan generasi muda. Mereka akan lebih fokus dalam menuntut ilmu, mereka tidak perlu menyaksikan kekerasan dan dapat tumbuh sebagi pemuda pemudi Maluku yang berkarakter.

Generasi muda Maluku, khususnya di Haruku harus mendapatkan wawasan yang luas tentang kehidupan nyata yang akan mereka hadapi di dunia ini, sehingga mereka bisa berkembang dan nantinya bisa bersaing dengan pemuda lainnya. Oleh karena itu Guru-guru di sekolah dan para orang tua harus bekerjasama dalam mendidik anak-anak di sekolah dan di rumah. Lembaga pendidikan juga dapat bekerjasama dengan instansi lain untuk dapat memberi wawasan kepada anak didik seperti dengan TNI/Polri, Dinas-dinas di Pemda dll. Dengan wawasan yang luas maka generasi muda dapat memilih dan meraih cita-cita setinggi-tingginya serta nantinya berperan bukan hanya di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional dan internasional.

“Mari kita sama-sama menjaga anak kita agar lebih cerdas, mau maju dan keluar dari pemikiran-pemikiran sempit. Kita mau anak-anak kita menjadi orang yang dapat berguna dan bermanfaat bagi orang banyak seperti yang dicontohkan oleh para tokoh Maluku pendahulu kita sejak jaman kemerdekaan”, pungkas Danrem.

Selain memberikan pengarahan kepada para Tokoh Masyarakat, Danrempun memberikan kesempatan untuk berdialog. Hadir dalam acara tersebut Dandim 1504/Ambon, letkol Inf Fendry, Danyonif 711/Raksatama, Letkol Inf Fanny Pantouw, Danramil Haruku, Lettu Inf Herman, wakapolsek Haruku, Para Danpos Satgas Pamrahwan Yonif 711/Rks, Paurpenrem, Lettu Inf Sumpena, Para Raja Pulau Haruku, Saniri, tokoh pemuda, dan aparat pemerintahan kecamatan Haruku.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.