• Danrem 151/Binaiya Pimpin Korps Raport Penerimaan Prajurit Baru

  • Danrem 151/Binaiya Peduli Masyarakat Adat Suku Mause Ane

Agustus, 2019

now browsing by month

 
Posted by: | Posted on: Agustus 31, 2019

Korem 151/Binaiya Gelar Acara Pers Tour dan Aksi Sosial Bersama Insan Pers Kota Ambon

Guna menjalin tali silaturahmi dengan seluruh Insan Pers di Maluku, khususnya yang berada di Kota Ambon, Komando Resort Militer (Korem) 151/Binaiya menggelar kegiatan Pers Tour dan Aksi Sosial pembersihan Pantai Liang yang di selenggarakan oleh Korem 151/Binaiya bersama Insan Pers Kota Ambon, Sabtu (31/8/2019).

Kasiter Korem 151/Binaiya, Mayor Inf Yoyok Wahyudi dalam sambutannya yang mewakili Danrem 151/Binaya mengungkapkan kegiatan Pers Tour dan Aksi Sosial ini merupakan Kegiatan silaturahmi, yang bertujuan untuk membina hubungan baik dengan Insan Pers.

“Kegiatan pembersihan sampah di pantai liang yang dilakukan untuk menjalin silaturahmi antara Korem khususnya Penrem 151/Binaya dengan Insan Pers di kota Ambon,”ungkapnya.

Ditambahkan, banyak kegiatan Binter yang perlu di publikasikan sehinga bisa diketahui publik dimana peran media massa sangatlah vital.“Harapannya semua kegitatan bisa diketahui semua masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan bersih pantai liang ini disambut baik warga sekitar, seperti di ungkapkan Jafar Lessy yang ikut serta membersihkan tempat Pariwisata di Maluku ini.

“Kegiatan yang dilakukan Korem 151/Binaya dengan Insan Pers ini sangat baik, guna menjaga tempat Pariwisata agar tidak kotor,” Katanya.
Lessy menghimbau kepada para pengunjung untuk tetep menjaga kebersihan dan kenyamanan lokasi Pariwisata ini.

“Saya akan menghimbau kepada pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya,”Tutupnya dalam audiense kepada wartawan.

Posted by: | Posted on: Agustus 29, 2019

Kegiatan Sosial, Prajurit Satgas Pamrahwan Yonif 734/SNS Bantu Mengajar di wilayah Kota Ambon

Mendapat penugasan Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) di Kota Ambon, Satgas SSK IV Yonif 734/SNS tidak hanya bertugas sebagai seorang Tentara penjaga keamanan. Dalam tugas keseharian, terkadang mereka harus berubah profesi sementara dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial, Rabu (28/08/2019).

Terkadang para tentara ini harus menjadi petugas kebersihan, terkadang juga harus menjadi tenaga medis atau terkadang pula para anggota TNI ini harus menjadi seorang tenaga pendidik alias guru.

Seperti yang dilakukan personil Satgas SSK IV Yonif 734/SNS pada beberapa sekolah di Kota Ambon. Secara serentak beberapa personil berubah profesi menjadi tenaga pengajar. Mereka “menyerbu” beberapa sekolah yang berdekatan dengan pos-pos pengamanan mereka, Ada di SMP, SD maupun Tempat Pengajian Qur’an (TPQ) yang menjadi sasaran mereka.

Para guru berbaju loreng ini masuk ke sekolah-sekolah mengajar beberapa materi. Pada intinya, para anggota TNI ini membantu memberi semangat kepada para siswa agar lebih giat belajar untuk mengejar cita-cita di masa depan.

Komandan SSK IV Yonif 734/SNS Lettu Inf Majo S Sangadji mengatakan beberapa anggotanya di masing-masing pos mereka masuk ke beberapa sekolah terdekat menjadi guru sehari.

“Iya, tadi pagi hingga siang, personil kami pada lima pos tugas di Kota Ambon masuk ke beberapa sekolah dekat pos menjadi guru sehari. Beberapa materi disampaikan kepada para siswa di sekolah,” jelas Sangadji

Ia jelaskan beberapa materi yang disampaikan ada berupa materi tentang kecintaan terhadap tanah air, bahasa Indonesia serta materi lainnya.

“Pada intinya, personil kita yang jadi guru sehari ini memberikan semangat kepada para siswa di sekolah untuk giat belajar demi mengejar cita-cita di masa depan serta selalu dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap.

Pada Pos 1 di kawasan Waringin Dalam, personilnya Serda Laipeni masuk ke SMP KARTIKA XIII-I memberikan materi pengetahuan dan motivasi kepada siswa siswi.

Pada Pos 2 kawasan Ahuru Atas Dua personilnya yang dipimpin Sertu Ambar mengajar di SMP Madrasah Iptidaiyah Ishaka Kel. Batu Merah. Pada Pos 3 kawasan Ahuru Bawah, tiga anggota pos dipimpin Serda Lalu melaksanakan tugas sebagai tenaga didik di SD Jacobus Ahuru, Desa Batu merah Kec. Sirimau Ada anggota yang membawakan materi Matematika kepada siswa.

Di Pos 4 kawasan Air Mata Cina (Amaci), tiga anggota dipimpin Pratu Faisal mengajar pada TPQ Amaci, Kelurahan Urimessing. Para santri cilik sangat antusias menerima guru berbaju loreng ini. Mereka bersemangat mendengar dan menerima materi yang disampaikan.

“Dan di lain tempat Dua orang personel di pimpin Prt Sufi Melaksanakan kegiatan Pusling Rt 02 Rw 02 Desa Amaci Kel. Urimessing Kec. Nusaniwe, Di rumah ibu Sakina (46 Th) Keluhan yang di alami pusing, tindakan yang di lakukan melaksankan tensi dan memberikan vitamin, kegiatan ini dilaksanakan demi membantu masyarakat dalam bidang kesehatan dan agar silaturahmi kepada masyarakat tetap terjaga.

Sementara di Pos 5 kawasan Pohon Mangga Air Salobar,empat anggota yang di pimpin Praka Katipana Ambar masuk ke SD Misatohiria Ambon di Kel. Salobar Kecamatan Nusaniwe. Ia memberikan motivasi kepada para siswa agar lebih giat belajar.

Lettu Inf Sangadji yang dikesatuannya tercatat sebagai Komandan Kompi Ban Yonif/734/SNS menegaskan, seluruh personil SSK IV di Kota Ambon ini merupakan sahabat masyarakat Kota Ambon.

“Tujuan kami ini untuk menciptakan serta menjaga kerukunan hidup orang basudara di Kota Ambon Manise. Kami ini adalah sahabat serta saudara warga Kota Ambon. Kami akan berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik bagi warga Kota Ambon,” pungkas Sangadji.

Posted by: | Posted on: Agustus 28, 2019

Minggu Militer, Korem 151/Binaiya Adakan Lari Jalan Untuk Bina Ketahanan Fisik Dan Kebugaran Prajurit


Agar stamina prajurit tetap terpelihara dengan baik, prajurit Korem 151/Binaiya melaksanakan kegiatan foot mobility atau lari jalan pada minggu Militer dengan menempuh jarak ± 5 Km dengan rute mengelilingi Kota Ambon, Selasa (27/8/2019).

Kegiatan minggu militer selain untuk mengingatkan para prajurit mengenai ilmu dasar kemiliteran juga melatih ketahanan fisik prajurit agar tetap terjaga mengingat saat ini penilaian semapta bagi setiap prajurit TNI-AD masih menjadi syarat utama untuk peningkatan karier, tugas pendidikan dan penempatan dalam jabatan dalam institusi TNI-AD.

Dengan adanya minggu militer diharapkan para prajurit Korem 151/Binaiya selaku satuan Komando kewilayahan tidak melupakan ilmu dasar kemiliteran dengan selalu melatih pengetahuan dasar militer dan pembinaan fisik agar selalu dalam kondisi yang prima dan siap dalam pelaksanaan tugas baik tempur maupun kegiatan pembinaan territorial.

Dengan adanya latihan-latihan yang rutin dilaksanakan maka kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh setiap prajurit pastinya akan meningkat, dan dengan kemampuan yang dimilikinya tersebut diharapkan setiap prajurit mampu menjadikan dirinya sebagai seorang prajurit profesional yang mencintai, dicintai dan dibanggakan rakyat.

Posted by: | Posted on: Agustus 27, 2019

Kembalinya Asari Lounusa di Negeri Hulaliu

Maluku,- Asari Lounusa atau Baileo merupakan istilah bagi masyarakat di Kepulauan Haruku yang diartikan sebagai Rumah Adat atau suatu acara Adat yang selalu dilakukan untuk memfungsikan kembali Rumah Adat yang sudah lama tidak digunakan.

Selain digunakan sebagai sarana untuk berkumpul masyarakat, Asari Lounusa dapat digunakan sebagai tempat rapat bagi staf Pemerintah Negeri dan sebagai tempat pengukuhan budaya lokal yang berada di Kepulauan Haruku itu sendiri.

Untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal tersebut, pada hari Kamis dan Jum’at tanggal 22-23 Agustus 2019 masyarakat dibantu oleh Prajurit Satgas bersama-sama melaksanakan pembongkaran dan pemasangan Atap Asari Lounusa yang berada di Negeri Hulaliu, Kec. Kepulauan Haruku, Kab. Maluku Tengah.

Pembongkaran dan pemasangan Atap ini bertujuan agar Asari Lounusa atau Rumah adat tersebut dapat digunakan sebagai sarana penunjang acara kebudayaan yang selama ini masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Negeri Hulaliu.

Dolfinus Siahaya selaku Bapak Raja Negeri Hulaliu menjelaskan “Pembongkaran dan pemasangan Atap Asari Lounusa bertujuan agar Rumah Adat atau Baileo tersebut dapat digunakan sebagai tempat musyawarah antara pemerintah Negeri bersama Saniri atau badan legislatif dalam Negeri adat dan Kepala Soa atau Kepala Marga yang ada di Negeri Hulaliu,”.

“Kegiatan ini kami awali dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Pendeta GPM Bethlemen Bapak John Tupang yang dihadiri oleh Tiga Kepala Soa yaitu Soa Noya, Siahaya dan Tihuttu, Sekretaris Negeri Kailolo atas nama Bapak Abdullah Marasabessy dan Danpos Pelauw Satgas Yonif RK 136/TS Serka Ismail Pasaribu,” ungkap Dolfinus Siahaya.

“Kami bersyukur kegiatan pembongkaran atap pada hari kamis lalu yang dilanjutkan dengan pemasangan Atap pada hari Jum’at ini dapat berjalan dengan lancar, itu semua berkat ketulusan dan keikhlasan masyarakat Negeri Hulaliu yang turut berpartisipasi membantu pembongkaran dan pemasangan Atap Asari Lounusa dan juga peran serta para Prajurit TNI dari Pos Pelauw Satgas Yonif RK 136/TS yang turut hadir dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

“Kami berharap Asari Lounusa atau Rumah Adat ini dapat digunakan sebagaimana fungsinya, sehingga program pemerintah Negeri dan acara tradisi di Negeri Hulaliu dapat berjalan dan terlaksana dengan baik,” tutup Dolfinus Siahaya.

Posted by: | Posted on: Agustus 27, 2019

Kembalinya Asari Lounusa di Negeri Hulaliu

Maluku,- Asari Lounusa atau Baileo merupakan istilah bagi masyarakat di Kepulauan Haruku yang diartikan sebagai Rumah Adat atau suatu acara Adat yang selalu dilakukan untuk memfungsikan kembali Rumah Adat yang sudah lama tidak digunakan.

Selain digunakan sebagai sarana untuk berkumpul masyarakat, Asari Lounusa dapat digunakan sebagai tempat rapat bagi staf Pemerintah Negeri dan sebagai tempat pengukuhan budaya lokal yang berada di Kepulauan Haruku itu sendiri.

Untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal tersebut, pada hari Kamis dan Jum’at tanggal 22-23 Agustus 2019 masyarakat dibantu oleh Prajurit Satgas bersama-sama melaksanakan pembongkaran dan pemasangan Atap Asari Lounusa yang berada di Negeri Hulaliu, Kec. Kepulauan Haruku, Kab. Maluku Tengah.

Pembongkaran dan pemasangan Atap ini bertujuan agar Asari Lounusa atau Rumah adat tersebut dapat digunakan sebagai sarana penunjang acara kebudayaan yang selama ini masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Negeri Hulaliu.

Dolfinus Siahaya selaku Bapak Raja Negeri Hulaliu menjelaskan “Pembongkaran dan pemasangan Atap Asari Lounusa bertujuan agar Rumah Adat atau Baileo tersebut dapat digunakan sebagai tempat musyawarah antara pemerintah Negeri bersama Saniri atau badan legislatif dalam Negeri adat dan Kepala Soa atau Kepala Marga yang ada di Negeri Hulaliu,”.

“Kegiatan ini kami awali dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Pendeta GPM Bethlemen Bapak John Tupang yang dihadiri oleh Tiga Kepala Soa yaitu Soa Noya, Siahaya dan Tihuttu, Sekretaris Negeri Kailolo atas nama Bapak Abdullah Marasabessy dan Danpos Pelauw Satgas Yonif RK 136/TS Serka Ismail Pasaribu,” ungkap Dolfinus Siahaya.

“Kami bersyukur kegiatan pembongkaran atap pada hari kamis lalu yang dilanjutkan dengan pemasangan Atap pada hari Jum’at ini dapat berjalan dengan lancar, itu semua berkat ketulusan dan keikhlasan masyarakat Negeri Hulaliu yang turut berpartisipasi membantu pembongkaran dan pemasangan Atap Asari Lounusa dan juga peran serta para Prajurit TNI dari Pos Pelauw Satgas Yonif RK 136/TS yang turut hadir dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

“Kami berharap Asari Lounusa atau Rumah Adat ini dapat digunakan sebagaimana fungsinya, sehingga program pemerintah Negeri dan acara tradisi di Negeri Hulaliu dapat berjalan dan terlaksana dengan baik,” tutup Dolfinus Siahaya.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.