• Danrem 151/Binaiya Pimpin Korps Raport Penerimaan Prajurit Baru

  • Danrem 151/Binaiya Peduli Masyarakat Adat Suku Mause Ane

November, 2018

now browsing by month

 
Posted by: | Posted on: November 30, 2018

Jalin Sinergitas, TNI-Polri Olahraga Bersama

Untuk memperkuat sinergitas, Koramil 1503-03 /Dobo menggelar olahraga bersama, yang diikuti oleh personel gabungan TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bertempat di lapangan Upacara Polres Kep. Aru. Kompleks Sipur Jl. Rabia Jala Kel. Siwalima Kec. Pp. Aru. Kab. Kep. Aru. Prov. Maluku, Jumat (30/11).

Pada kegiatan tersebut turut hadir Dir Intelkam Polda Maluku, KOMBESPOL Drs. M. ansory Arifin, Danlanal Aru, Letkol Laut (P) Sahatro Silaban, M.Tr (Hanla), Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormasa, SH, MH, Pabung Kab. Kepulauan Aru Kodim 1503/Tual, Mayor Arm Hi. La Musa, SH, MH, Wakapolres Kep. Aru, Kompol Asmar Sena, SH, Palaksa Lanal Aru, Mayor Laut (KH) Ronni Siburian, SPd, Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf Dody Masaoy, Ketua Bhayangkari Cabang Polres Kep. Aru Ny. Adolof Bormasa dan Anggota Bhayangkari, Ketua Jalasenastri Cabang 4 Koorcab IX DJA III/ Lanal Aru Ny. Nova Sahatro Silaban dan anggota Jalasenastri,Ketua Persit KCK Ranting 4 Koramil 1503-03/Dobo ny. Dody Masaoy dan anggota Persit.
Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat baik, sebagai sarana membina hubungan komunikasi yang harmonis serta menjalin hubungan kekeluagaan, silaturahmi dan kekompakan antara TNI-Polri yang merupakan mitra kerja. Sehingga di dalam meleksanakan tugas keamanan dapat di selesaikan dengan baik.

Posted by: | Posted on: November 29, 2018

Minggu Militer, Korem 151/Binaiya Latihan Permildas

Memasuki minggu militer bulan November 2018, Prajurit Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya melaksanakan latihan Peraturan Militer Dasar (Permildas) yang di selenggarakan di halaman upacara, Makorem 151/Binaiya, Kamis (29/11).

Kegiatan latihan permildas ini meliputi materi Peraturan Baris-berbaris (PBB), Peraturan Penghormatan Militer (PPM) dan Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD).

”Dengan adanya latihan permildas ini, supaya meningkatkan ketangkasan setiap perorangan prajurit, kemudian disamakan dalam latihan kelompok atau Peleton maupun dalam kompi baik menggunakan senjata maupun tidak menggunakan senjata,”pungkas Kapten Inf I Dewa Agung sebagai pembawa materi.

Diharapkan para prajurit disamping melaksanakan tugas kewilayahan dan rutinitas harian sesuai fungsi dan bidang masing-masing, tetapi untuk pengetahuan dasar keprajuritan harus tetap dikuasai dan juga kesiapan kondisi fisik harus tetap terjaga bagi seluruh prajurit sehingga tugas pokok dapat dicapai dan kemampuan perorangan tetap terpelihara.

Selesai mengikuti kegiatan Minggu Militer, baik itu yang bersifat pembinaan fisik dan pembinaan pengetahuan keprajuritan, kembali melakukan kegiatan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Posted by: | Posted on: November 26, 2018

Kasad : Dihadapkan Perkembangan Lingkungan Strategis, Tuntutan Tugas Satkowil Semakin Berat.

Di tengah perkembangan lingkungan strategis, baik lingkup global dan regional  yang sangat kompleks, penuh ketidakpastian dan sulit diprediksi menyebabkan tuntutan tugas Satuan Komando Wilayah (Satkowil) semakin berat. Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono pada pembukaan Apel Komandan Korem dan Komandan Kodim (Apel Danrem-Dandim) Terpusat tahun 2018 di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Kodiklatad, Bandung, Jawa Barat, Senin (26/11/2018).

Apel yang akan berlangsung sampai dengan 28 Nopember 2018 ini, selain dihadiri para pejabat teras TNI AD, juga dihadiri oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, Menko Kemaritiman, Menhan, Panglima TNI, Kasad, Kapolri, Ketua Bawaslu, Menkopolhukam, Mentan, Ketua KPU Pusat, Kepala Bais TNI, Mendagri dan Kepala BNN yang sekaligus akan memberikan pembekalan kepada para peserta.

Dikatakan Kasad, dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia terus diguncang oleh berbagai kejadian yang mengganggu stabilitas Keamanan Nasional (Kamnas). Menurutnya, stabilitas itu merupakan prasyarat utama dan pondasi kelancaran pembangunan nasional.

“Berbagai aksi separatisme, radikalisme maupun terorisme terus mengancam.  Di tengah dinamika itulah, tuntutan tugas Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) semakin berat, khususnya dalam hal pemberdayaan wilayah pertahanan di  darat, yaitu untuk mewujudkan ruang, alat, serta kondisi juang sekaligus kemanunggalan TNI-Rakyat yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara,”ujar Kasad.

Dengan semakin dekatnya penyelenggaraan Pemilihan Umum pada tahun 2019 nanti, diungkapkan Kasad, tuntutan tugas tersebut menjadi semakin menantang.

“Sebagai konsekuensi logis dari kodrat TNI untuk bekerja tidak berdasarkan kepentingan politik atau golongan, namun demi bangsa dan negara, momen tersebut merupakan ujian sekaligus pembuktian komitmen netralitas TNI. Kita harus benar-benar memahami bahwa TNI adalah milik nasional, yang berdiri di atas semua golongan, “ tegas Kasad.

Kasad Jenderal TNI Mulyono mengingatkan, berkaca dari jalannya Pemilu baik Pilpres dan Pilkada dalam beberapa tahun terakhir, semua pihak harus mewaspadai terjadinya peningkatan kompleksitas spektrum ancaman terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Semuanya harus berkomitmen untuk mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan bebas dari kerusuhan, demonstrasi, unjuk rasa yang anarkis, maupun konflik sosial yang dapat membahayakan Kamnas”, tegas Kasad.

“Sinergi dan kolaborasi yang kokoh antara TNI, Polri dan  Pemerintah Daerah (Pemda) serta elemen masyarakat merupakan suatu prasyarat mutlak yang harus diwujudkan. Dalam pelaksanaannya, dibutuhkan kecepatan serta ketepatan bertindak dari para Danrem maupun Dandim dalam melaksanakan tugas bantuan kepada Pemda dan Polri,“ imbuh Kasad.

Apel Danrem Dandim Terpusat  tahun 2018 yang mengusung tema “ Meningkatkan Profesionalisme Aparat Komando Kewilayahan Untuk Menyukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019” diikuti oleh 417 orang, selain sebagai wadah silaturahmi, kegiatan ini juga untuk memantapkan pemahaman, penyamaan pola pikir, koordinasi, maupun penjabaran atas kebijakan pimpinan TNI AD, sekaligus melakukan evaluasi atas tindak lanjut permasalahan pembinaan teritorial (Binter).

“Saya mengharapkan para Dansatkowil mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan Apel (Danrem-Dandim) ini sebagai media untuk menyamakan persepsi, pola sikap serta pola tindak aparat komando kewilayahan dalam rangka meningkatkan kualitas Binter TNI AD,” pungkas Kasad Jenderal TNI Mulyono.

Pada kesempatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala melalui Danren 132/Tadulako  Kolonel Inf Agus Sasmita sebesar Rp. 6,5 Milyar serta memberikan penghargaan kepada  pemenang  juara Lomba Karya Tulis Teritorial diantaranya juara pertama kelompok Perwira Menengah yaitu Dandim 1602/Ende, Letkol Kav Suteja, S.H, M.Si dan kelompok Perwira Pertama yaitu Kapten Inf Th Yosi Wibowo Kristianto  dari Pusdik Passus. (Dispenad)

Posted by: | Posted on: November 26, 2018

Minggu Militer, Prajurit Korem 151/Binaiya Laksanakan Latihan

Prajurit Korem 151/Binaiya, pagi ini melaksanakan latihan Peraturan Disiplin Militer (PDM), memanfaatkan waktu Minggu Militer yang dilaksanakan di pekan terakhir setiap bulannya, Senin (26/11) di Lapangan Makorem 151/Binaiya.

“Kita sebagai prajurit harus mengerti dan belajar kembali tentang Peraturan Disiplin Militer sebagai modal dasar kita melaksanakan tugas pokok sehari-hari sehingga tujuan untuk membentuk prajurit profesional dalam mengemban tugas di lapangan dapat terwujud.”Ujar Serka La Boy sebagai pembawa materi.

Adapun materi dalam latihan Peraturan Disiplin Militer kali ini antara lain mempelajari dan mengulas kembali tentang Materi Undang-Undang tentang Hukum Disiplin Militer yang terdiri dari 13 Bab dan 62 Pasal.

Posted by: | Posted on: November 24, 2018

Tembus 32 emas, Tim TNI AD pecahkan rekor Raihan AARM 2018

MALAYSIA, tniad.mil.id,- Lapangan 400 Terendak Camp, Melaka, Malaysia, menjadi saksi kedigjayaan Kontingen Indonesia. pada Lomba Tembak Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018. Tidak hanya memastikan kembali juara umum, namun dengan jumlah 32 emas, Tim TNI AD berhasil memecahkan rekor raihan emas yang diperoleh tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya melalui rilis tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/11/2018), malam.

” Tahun lalu, kita menjadi juara AARM dengan 9 trophy dan 31 emas, oleh karenanya dengan perolehan 9 trophy dan 32 emas kali ini, kontingen kita tidak hanya memastikan juara , tapi juga berhasil menjawab tantangan pimpinan TNI AD yaitu memecahkan rekor medali,” ungkap Candra.

Tahun 2107, di Singapura, Kontingen TNI AD berhasil menjadi juara dengan 9 trophy, 31 medali emas, 10 perak dan 10 perunggu. Capaian tersebut juga memecahkan rekor tahun 2016, yaitu 6 piala, 21 medali emas, 15 perak, dan 14 perunggu.

“Ini prestasi yang membanggakan, dan menunjukan bahwa prajurit TNI AD dengan senjata dari produksi masih jadi yang terbaik di Asia Tenggara,”ucap bangga Kadispenad.

“Materi lomba masih berlangsung dan masih memperebutkan 2 trophy dan 2 emas lagi.
Secara otomatis, meski akan diumumkan 27 Nopember nanti, saat ini Indonesia telah memastikan telah menjadi juaranya” imbuh Candra.

Menurut Kadispenad, tercatat semenjak kesertaannya dari tahun 1991, Kontingen TNI AD berhasil merebut juara umum AARM sebanyak 12 kali yaitu tahun 1992, 2004, 2006, 2008 s.d 2014, 2016 s.d 2017.

” Tahun 2015, juara umum di rebut Thailand yang ketika juga sebagai tuan rumah. Alhamdulillah, tahun 2016 hingga sekarang kembali ke Indonesia,” ucapnya

Dijelaskan oleh Kadispenad, tambahan trophy dan medali hari ke-6 sejumlah 2 trophy, 4 emas, 3 perak dan 2 perunggu yaitu dari cabang lomba Senapan (Match 3 dan 4), Pistol Putra (Match 5 Falling Plate atau FP), Pistol Putri (Match 4 FP), serta Senapan Otomatis atau SO (Match 4).

“2 trophy dari cabang lomba Senapan yaitu Overall Individual dan Overall Tim, serta 4 emas dari Cabang Senapan dan Pistol Putra.” terangnya.

Menurut lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 ini, perolehan trophy dan medali tersebut tidak mudah, karena dalam pertandingan tersebut berlangsung dengan kompetisi yang ketat.

” Jika tidak fokus dan ditambah keyakinan diri, kita bisa lewat (kalah) oleh yang lain, terutama Thailand,”tegasnya.

Memasuki hari ke-7 yang akan berlangsung hari Sabtu (24/11/2018), sebagai juara, Indonesia diikuti diposisi kedua oleh Thailand dengan perolehan 2 trophy, 6 emas dan 22 perak, serta Philipina diposisi ketiga dengan 2 emas. Berikut klasemen sementara AARM 2018 secara lengkap:

1.Indonesia (9 Trophy, 32 Emas, 13 Perak, 10 Perunggu)
2.Thailand (2 Trophy, 6 Emas, 22 Perak, 10 Perunggu)
3.Filiphina (2 Emas, 4 Perak, 12 Perunggu).
4.Myanmar (1 Trophy, 2 Emas,1 Perak)
5.Vietnam (1 Trophy, 1 Emas 1 Perunggu)
6.Malaysia (1 Perak, 7 Perunggu)
7.Brunei (1 Perak)
8.Singapura (1 Perunggu)
9.Laos (1 Perunggu)
10.Kamboja ( – )

Dijadwalkan pada hari ketujuh, Sabtu (24/11/2018), Kontingen Indonesia akan bertanding kembali untuk memperebutkan emas pada cabang senapan Match 5 dan Match 3 SO.(Dispenad)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.