• Danrem 151/Binaiya Pimpin Upacara Awal Bulan Mei

  • Korem 151/Binaiya Laksanakan Lari Jalan

Kodim Ambon Tumbuhkan Rasa Nasionalisme Generasi Muda

:

Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki potensi untuk memajukan Bangsa Indonesia. Agar generasi muda Indonesia menjadi generasi yang kuat dan dan tangguh dalam menghadapi tantangan kedepan maka generasi muda Indonesia perlu dibekali dengan semangat nilai-nilai Pancasila. Hal ini dilakukan Kodim 1504/Ambon dengan menggelar secara serentak sosialisasi wawasan kebangsaan kepada pelajar di wilayah Koramil 1504-03/Saparua dan Koramil 1504-01/Baguala, Kamis (27/07). Wawasan Kebangsaan diberikan kepada 60 orang pelajar SMP Negeri 16 Desa Nania, Ambon dan 70 orang pelajar SMA Negeri 4,Porto Saparua. Kegiatan sosialisasi Wawasan Kebangsaan dilaksanakan di dua sekolah yang berbeda tempat bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Para pelajar diingatkan untuk memiliki rasa toleransi dan kepedulian kepada sesama serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tidak membeda-bedakan agama, suku maupun budaya namun tetap menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, budaya, bahasa serta penduduk yang memiliki keyakinan berbeda-beda. Disamping itu para pelajar juga diingatkan untuk selalu rajin belajar dan menimba ilmu setinggi-tingginya untuk memajukan bangsa Indonesia. Tidak terlibat dalam pergaulan bebas, narkoba, minum-minuman keras dan perbuatan lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Sebagai warga negara yang baik pelajar merupakan generasi muda harus dapat mengisi pembangunan dengan berbuat terbaik bagi kemajuan bangsa. Sosialisasi Wawasan Kebangsaan menyajikan materi tentang ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan disampaikan oleh personel Kodim. Pada kesempatan yang sama para pelajar juga dibekali pengetahuan baris-berbaris yang melatih kedisiplinan serta kerja sama tim yang nantinya berguna bagi para pelajar dalam aplikasi di dunia kerja.


700 Orang Bantu Penyelesaian Masjid Al-Isra di Desa Waimorat

:

Masjid Al-Isra Desa Waemorat, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru yang menjadi sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 telah mencapai 80% dan sedang menjalani pengecoran dak atap masjid yang dikerjakan oleh Satuan Tugas (Satgas) TMMD dan 700 warga. Aparat TNI, Polri dan masyarakat bahu menbahu menyelesaikan pembangunan masjid Al-Isra. Pengerjaan hari ini, Kamis (27/7) adalah pengecoran dak atap masjid, “Dengan kondisi alam yang tidak menentu, apalagi sekarang keadaan hujan sepanjang hari, nanti reda sebentar, hujan lagi sehingga kami mengerahkan dua dusun untuk menyelasaikan pengerjaan ini”, ungkap Komandan Rayon Militer (Danramil) Air Buaya, Kapten Inf Arfan. Tidak kurang dari 700 orang dari dua dusun tersebut yang ikut andil pengerjaannya, dua dusun tersebut adalah Desa Waimorat dan Dusun Wailawa. Pengerjaan tersebut melibatkan orang dewasa pria, anak-anak dan wanita. Danramil Air Buaya berharap dengan dikerahkannya masyarakat di dua dusun tersebut akan dapat mempercepat proses pengecoran. Setelah lelah melakukan pekerjaan, Masyarakat dan anggota TNI Polri melaksanakan makan bersama di halaman masjid.


Makan Patita Satgas TMMD Ke-99 Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat

:

Makan Patita atau makan bersama para angota TNI, Polri yang merupakan satgas TMMD ke-99 Kodim 1506/Namlea dengan Masyarakat Desa Waimorat, Kecamatan Batujungku, Kabupaten Namlea seusai melakukan pengerjaan cor dak atap masjid Al-Isra dilaksanakan dengan penuh kekeluargaan sembari menikmati hidangan yang disajikan Warga, Kamis (27/7). Makan bersama tersebut dilaksanakan di depan mesjid yang baru selesai dilaksanakan pekerjaan cor dak masjid melibatkan warga tidak kurang dari 700 orang. Keterlibatan warga sangat membantu penyelesaian pekerjaan pengecoran. Pengerjaan cor dak masjid tersebut dilakukan oleh warga dua Dusun di Desa Batujungku. Sementara makanan yang disajikan pada kegiatan makan bersama cukup sederhana, ada Nasi, Kasbi, Sayur Nangka, Gudangan, Papedapun tak ketinggalan disajikan dan tentunya ikan yang penyajiannya dengan digoreng serta kuah kuning. Makanan tersebut merupakan sumbangan dari Warga masyarakat dua kampung tersebut. Kemanunggalan TNI dengan rakyat nampak pada kegiatan tersebut dimana satgas TNI berbaur dengan masyarakat. Hal-hal yang bisa dilakukan seperti saat makan, bekerja dan ngobrol bersama-sama dilakukan di setiap kesempatan dengan penuh rasa kekeluargaan. Cara ini dilakukan untuk membangun kebersamaan antara TNI, Polri dan Masyarakat.


Koperasi Binaiya Koperasi Terbaik di Kota Ambon

:

Koperasi adalah organisasi ekonomi yang dibentuk untuk kesejahteraan anggota Koperasi dan demi kepentingan bersama, koperasi pada tanggal 12 Juli 2017 genap usianya 70 tahun, dalam perayaan HUT yang ke 70 mengangkat Tema ”Koperasi Kuat Menjamin Pemerataan Ekonomi Mewujudkan Keadilan Sosial” bertekad semakin profesional dalam melayani anggotanya. Peringatan HUT Koperasi ke 70 dilaksanakan di Gedung Dinas Koperasi dan UKM untuk wilayah Kota Ambon,Rabu (26/07). Pada Acara HUT Koperasi tersebut juga diumumkan hasil Koperasi berprestasi dimana Koperasi Kartika Binaiya yang berkedudukan di Makorem 151/Binaiya terpilih menjadi koperasi berprestasi tingkat kota Ambon Tahun 2017 dengan kriteria sebagai Koperasi dengan asset terbesar untuk jajaran koperasi di wilayah kota Ambon. Koperasi Kartika Binaiya yang berdiri sejak tahun 2004 banyak mengalami rintangan dan kendala yang dihadapi akan tetapi tidak menyurutkan upaya Koperasi untuk selalu melayani anggotanya, modal awal mulai berdiri koperasi bermula dari bantuan Pangdam sebesar Rp. 10.000.000,- dan dengan modal tersebut Koperasi Kartika Binaya terus berupaya mengembangkan Koperasi terutama dalam menjalankan bidang usaha untuk kesejahteraan anggota Koperasi dalam hal ini prajurit TNI dan PNS Korem 151/Binaiya. Wujud unit usaha yang dijalankan antara lain unit toko dan usaha simpan pinjam dengan prinsip memberikan pinjaman dengan bunga yang ringan, harga toko lebih murah dibandingkan di luar sehingga memberikan manfaat yang besar bagi anggotanya. Adapun barang-barang yang dijual berupa bahan sembako, alat tulis kantor, bahan bangunan dan yang saat ini sedang dikembangkan oleh Koperasi yaitu usaha di bidang multimedia yang dijalankan sesuai dengan Surat Ijin Usaha Perdagangan yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon. Lebih lanjut Serka La Boy selaku pengurus Koperasi di bagian Urusan Bendahara Koperasi Kartika Binaiya menyampaikan bahwa keberhasilannya dalam mengelola koperasi Kartika Binaiya tidak terlepas dari upaya mencari rekanan toko-toko grosir yang bisa memberikan penawaran harga yang murah sehingga anggota dapat membeli barang dengan harga terjangkau. Boy tidak menyangka mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Ambon “penghargaan kali ini merupakan motifasi untuk meningkatkan pelayanan kepada anggota koperasi beserta keluarganya,” Ujar La Boy. Sementara itu kendala yang dialami selama ini adalah lokasi bangunan koperasi yang masih memiliki kapasitas ruang yang kurang memadai untuk menampung barang-barang toko namun hal ini tidak menyurutkan pengurus Koperasi untuk terus bekerja melayani anggota. La Boy Koperasi Binaiya dapat berkembang lebih besar lagi sehingga dapat menjadi Koperasi dengan unit usaha toko serta pelayanan yang diberikan bukan hanya untuk anggota atau prajurit TNI akan tetapi dapat melayani masyarakat umum.


Antusiasme Pramuka Belajar Membaca Peta

:

Semangat anggota Pramuka yang tergabung dalam Organisasi Pramuka Saka Wira Kartika Binaan Kodim 1506/Namlea ditunjukkan saat mereka mengikuti kegiatan outbond yang dilaksanakan di SMA Negeri Waplau Kecamatan Fena Lisela Kabupaten Buru, Senin (24/07). Materi yang diberikan oleh anggota Kodim kepada Pramuka berupa baris-berbaris yang betujuan untuk melatih kedisiplinan Pramuka dalam mengerjakan sesuatu dan bagaimana bekerja dalam satu tim yang kompak dan solid sehingga tugas apapun dapat dilaksanakan dengan baik. selain itu yang tidak kalah menarik pada kegiatan outbond tersebut para anggota Pramuka juga diajarkan untuk membaca peta dan menggunakan kompas. materi yang merupakan salah satu materi dalam pengetahuan dasar militer ini diberikan agar para Pramuka dapat membaca tanda-tanda yang ada di peta dan bagaimana penerapannya serta menggunakan kompas dengan baik dan benar untuk kemudian mengaplikasikan secara bersama peta dan kompas yang digunakan. Pengetahuan tentang peta dan kompas diberikan untuk melatih kemampuan Pramuka dalam membaca arah dan tanda medan yang dapat digunakan pada saat kegiatan di alam terbuka atau di hutan. Disamping itu para anggota Pramuka dibekali kemampuan untuk mengatasi rintangan alam seperti menyeberang sungai dengan menggunakan tali rayapan dan menuruni ketinggian dengan menggunakan tali.


Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.