• Danrem 151/Binaiya Pimpin Upacara Awal Bulan Mei

  • Korem 151/Binaiya Laksanakan Lari Jalan

Danrem Binaiya Tatap Muka Dengan Masyarakat

:

Dalam rangka memelihara dan meningkatkan tali silaturahmi dengan masyarakat, Korem 151/Binaiya menggelar kegiatan teritorial Komunikasi Sosial (Komsos) TNI dengan komponen masyarakat dan tokoh pemuda yang diadakan di Baelio Korem, Selasa(19/9). Komunikasi sosial merupakan sarana yang digunakan untuk saling berbagi informasi terutama untuk mengetahui permasalahan yang ada dalam masyarakat dan bagaimana cara yang harus diambil dalam mengatasi permasalahan tersebut. Dengan Komsos yang terus dilakukan akan memperkuat hubungan TNI dan masyarakat yang sudah terjalin dengan baik dalam rangka mendukung ketahanan nasional. Dalam kegiatan Komsos, Danrem 151/Binaiya Kolonel Inf Christian K. Tehuteru menyampaikan paparan tentang keberagaman yang memperkaya dan mempersatukan. Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, bahasa dan budaya memiliki keberagaman yang merupakan kekayaan tersendiri bagi Bangsa Indonesia dan hal ini harus dipelihara dan dijaga dengan baik. Adat istiadat dan budaya di Maluku sendiri seperti Pela Gandong merupakan tradisi yang sudah ada sejak dahulu dan tetap dijaga dengan baik. Dalam kesempatan penyampaian paparannya, Danrem mengingatkan agar keadaan masa lalu dimana Maluku pernah mengalami konflik jangan sampai terulang kembali dan tetap meneruskan hal-hal yang baik kepada anak cucu kita. Silahturahmi yang diadakan agar terbentuk suatu komunitas antara Korem 151/Binaiya dengan warga masyarakat sehingga bila ada permasalahan yang timbul dapat diatasi bersama. Keberadaan Korem dapat membantu masyarakat. Diharapkan masyarakat dapat berbagi informasi dengan aparat teritorial terutama yang berkaitan dengan situasi dan kondisi wilayah.


Korem Binaiya Gelar Nonton Bareng Film Penghianatan G30S PKI

:

Jelang hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober mendatang, Korem 151/Binaiya menggelar nonton bareng film penghianatan G30S PKI yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 30 September 2017 bertempat di lapangan Makorem 151/Binaiya. Gelar nonton bareng film penghianatan G30S PKI terbuka bagi masyarakat umum secara gratis yang ingin menyaksikan film kekejaman PKI terhadap bangsa Indonesia pada 1965 silam. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat benar-benar memahami sejarah bangsa Indonesia dimana keberadaan paham komunis sangat berbahaya bagi kita. Dengan penayangan film tersebut masyarakat dapat mengantisipasi dan mewaspadai bahaya laten komunis. Masyarakat dapat menyadari bahwa Pancasila adalah ideologi yang tepat bagi bangsa Indonesia dan tidak dapat digantikan oleh ideologi lainnya. Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia dan merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia. Nilai-Nilai yang terkandung dalam Pancasila harus dapat dihayati dan diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Personel Kodim 1506/Namlea Ikut Pembinaan Mental

:

Dalam rangka membentuk sikap mental prajurit yang tangguh, Anggota Kodim 1506/Namlea mengikuti kegiatan pembinaan mental yang diselenggarakan di Aula Kodim, Selasa(19/09). Materi pembinaan mental disampaikan oleh Mayor Inf Ida Wayan Kiniten dan pemateri lainnya dari Bintaldam XVI/Pattimura. Dalam pembinaan mental tersebut disampaikan agar setiap prajurit meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan YME, peduli dengan sesama dengan saling tolong menolong. Selain itu Mayor Ida Wayan juga menekankan agar prajurit menjauhi kekerasan dalam rumah tangga, tidak terlibat dalam narkoba dan miras sehingga kehidupan prajurit beserta keluarga berjalan dengan baik yang akan berdampak positif dalam tugas sehari-hari.


Kasipers Korem 151/Binaiya Pimpin Upacara 17-an.

:

Ambon. Bulan September 2017 ini merupakan bulan ke-3 pada Triwulan III, artinya bahwa kita sudah melaksanakan program kerja tahun anggaran 2017 mendekati akhir. Tinggal satu Triwulan lagi keberhasilan pelaksanaan Program Kerja TA. 2017 bisa dinyatakan berjalan dengan baik atau tidak. Saya harapkan agar dalam sisa waktu yang ada, pencapaian sasaran program yang belum atau sedang dilaksanakan harus dapat tercapai tepat pada waktunya. Untuk itu, marilah kita tingkatkan terus kinerja dan disiplin dalam penggunaan waktu pada setiap pelaksanaan tugas, jangan sampai terjadi keterlambatan program-program yang belum atau tidak dapat dilaksanakan, karena hal ini akan mempengaruhi kegiatan lainnya secara keseluruhan. Hal ini adalah poin penting Amanat Panglima Kodam XVI/Pattimura yang dibacakan oleh Irup Kepala Seksi Personel Korem 151/Binaiya Letkol Inf Imam Khanafi, pada upacara 17-an, Senin (18/09). Pangdam juga mengucapkan terima kasih disertai penghargaan atas semangat kerja yang dilandasi tanggung jawab yang tinggi dan disiplin tiap prajurit dan seluruh PNS selama ini. Kita ketahui bersama bahwa 2 minggu yang lalu telah diserahterimakan tugas dan tanggung jawab Satgas Ops Pamrahwan Maluku dan Maluku Utara dari Satgas Yonif 734/SNS kepada Yonif Raider 515/UTY dan sekaligus pelepasan Satgas Yonif 726/Tamalatea yang digantikan Satgas Organik Yonif RK 732/Banau karena telah menyelesaikan penugasan di wilayah Kodam XVI/Pattimura. Patut kita apresiasi bersama prestasi yang diraih oleh kedua Satgas tersebut, pendekatan sosial yang diterapkan berhasil dengan baik. “Kerja keras dan jerih payah selama ini telah terbayar dengan semakin berkurangnya konflik antar kelompok dan antar negeri di wilayah Kodam XVI/Pattimura, “Jelas Pangdam. Lebih lanjut dikatakan, hal ini juga ditunjukkan dengan semakin banyaknya masyarakat yang sadar bahwa menyimpan senjata api dan bahan peledak bertentangan dengan hukum yang berlaku, sehingga ratusan senjata api dalam berbagai jenis baik rakitan maupun standar dan ribuan butir munisi dan bahan peledak diserahkan kepada aparat. Turut hadir dalam upacara, para Kasi dan Pasi Korem 151/Binaiya dan seluruh prajurit dan pns Korem 151/Binaiya.


Koramil Sirimau Tanamkan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

:

Kepedulian aparat teritorial dalam membina generasi muda yang merupakan penerus bangsa selalu dilaksanakan mengingat generasi muda khususnya pelajar adalah pioner-pioner muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa yang akan datang. Untuk itu generasi muda khususnya pelajar perlu pemahaman wawasan kebangsaan dengan baik dan ini dilakukan Koramil 1504-02/Sirimau melalui kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada para Siswa-siswi pelajar SMK Negeri 8, yang dilaksanakan di SMK Negeri 8 Kilang, Jumat (15/09). Danramil 1504-02/Sirimau Mayor Kav Eko Poejiwardoyo berkesempatan langsung menyampaikan materi wawasan kebangsaan dengan penekanan tentang makna dari Pancasila dan bahaya dari Proxy War. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa harus selalu dihayati serta diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Pancasila adalah ideologi yang tepat bagi Bangsa Indonesia yang majemuk”, ujar Danramil. Ditambahkannya bahwa sebagai warga negara yang baik kita harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, memiliki kepedulian satu dengan yang lain tanpa membedakan suku atau agama apapun. Sementara itu para pelajar juga mendapatkan materi pengetahuan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dilatihkan oleh Babinsa 1504-02/Sirimau, Serka Batmomolin dan Sertu Yance. Kegiatan PBB ini memberikan manfaat selain para pelajar memiliki kemampuan dan ketrampilan baris-berbaris juga melatih para pelajar agar memiliki kedisiplinan yang tinggi dan terlatih untuk bekerja secara kelompok atau tim sehingga bermanfaat bagi mereka dalam dunia kerja. Kegiatan sosialisasi wawasan kebangsan yang diikuti 85 orang Siswa-siswi SMK Negeri 8 Kilang mendapatkan antusiasme yang tinggi dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan dan rasa semangat yang ditunjukan dalam praktek latihan PBB. Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tertib.


Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.